Welcome to My Blog !! Chaula_Noor_Mala

Kamis, 10 November 2016

Nominal and Verbal Sentences



1. Nominal Sentences
Nominal Sentences adalah kalimat yang tidak menggunakan kata kerja (verb). Karena tidak menggunakan kata kata kerja (verb), maka digantikan kata benda (noun), kata sifat (Adjective),kata keterangan (adverb) bisa waktu, tempat dll. Nominal  sentences atau kalimat Nominal tidak menggukan kata kerja (verb), maka diganti dengan to be (am, is, are, was, were).
Exsample :
a.       Sasha is a student            (+)
b.      Sasha is not student            (-)
c.       Is Sasha a student ?             (?)
And
a.       Sasha is in the classrom
b.      Sasha is happy
c.       Sasha is a man

Dari contoh diatas terlihat bahwa setelah to be tidak boleh menggunakan kata kerja (verb).
2. Verbal Sentences
Verbal Sentences adalah kalimat yang menggunakan kata kerja (verb). Berbeda dengan kalimat Nominal, kalimat Verbal harus menggunakan kata kerja (verb), jika ada kata benda (noun) maka kata benda tersebut harus diubah menjadi kata kerja.
Example :
a.       Lucy sleeps (dilakukan rutin)
b.      Lucy slept (past atau lampau, menggunakan Verb 2)
c.       Lucy was sleeping (Sedang dilakukan tapi lampau, menggunakan Verb +ing)
d.      Lucy will sleep (akan dilakukan atau belum dilakukan , menggunakan will + Verb 1)
e.       Lucy has slept (baru saja diakukan lampau atau sekarang , menggunakan has + Verb 3)
f.       Lucy is sleeping (sedang dilakukan, mengguankan is + Verb + ing)

Dari contoh diatas terlihat bahwa dalam Verbal Sentences atau kalimat Verbal harus menggunakan kata kerja (verb).

Pengertian dan Jenis Nouns

Noun adalah suatu kata yang digunakan untuk menamai orang, benda, hewan, tempat, dan konsep abstrak. Kata benda bahasa Inggris ini merupakan satu dari delapan part of speech.


Noun Menurut Jenis bentuknya dibagi menjadi 2 macam:
1.Concrete noun.
Yang dimaksud dengan concrete noun adalah sesuatu yang dapat ditangkap dengan panca indera seperti: nama orang, tempat, atau benda dan lain sebagainya.
Contoh:
I moved the Table to the corner
He has just painted the Wall
I saw Mr. John at school yesterday
It’s dark here, I need a Flashlight
Who broke the Mirror?
Concrete Noun sendiri dibagi lagi menjadi 5 bagian:
a). Common Nouns
Yaitu  kata benda yang menunjukkan jenis, kelas dari benda-benda, tempat dan sebagainya.
Contoh: Man, Town, Water, Metal, Ammonia
b). Proper Nouns
Yaitu nama untuk sebuah kata benda yang khusus diperuntukkan untuk satu objek saja. Proper Nouns selalu diawali dengan huruf kapital.
Contoh: Africa, Peking,United Nations, The Tower of London, The Red Lion
c). Collective Nouns
Berupa manusia (people), binatang (animals) dan suatu benda (things). Beberapa kata tertentu biasanya atau selalu digunakan untuk membuat collective nouns.
Contoh: Choir, Team, Jury, Shoal, Cabinet (of ministers), Regiment.
d). Material Nouns

Yaitu nama yang menunjukkan nama benda yang terjadi dengan sendirinya dan bukan buatan manusia.
Contoh: gold, water, fish, iron, blood
e). Compound Nouns
Yaitu yang merupakan gabungan dari dua kata atau lebih.
Contoh: Step sister, Board of members, Court-martial, Paper-clip
2.Abstract Noun.
Kebalikan dari concrete noun, yang dimaksud dengan abstract noun adalah kata benda yang tidak dapat ditangkap oleh panca indera seperti: gagasan, perasaan, dan lain sebagainya.
Contoh:
Devils always try to bring us to the darkness
Everyone hope to get happiness
We have to keep our health
A judge must have a wisdom
A soldier must have a courage

Pengertian dan Jenis Adjektive


Adjective adalah kata yang digunakan untuk menerangkan noun atau pronoun yang dapat berupa orang (person), tempat (place), binatang (animal), benda atau konsep abstrak. Kata sifat bahasa Inggris ini merupakan satu dari delapan part of speech.


Contoh Kalimat Adjective:
1.My sister is not only beautiful but also tall. (Kakakku tidak hanya cantik, tapi juga tinggi.)
2.Tonight is very quiet and dark. (Malam ini sangat sunyi dan gelap)
3.I met a big gorilla in the zoo yesterday. (Aku bertemu seekor gorila yang sangat besar.)
4.I have some girl friends, but you are the best. (Aku mempunyai beberapa pacar, tapi kamu adalah yang terbaik).
5.The man who is standing on the bridge is a terrorist. (Orang yang berdiri di atas jembatanitu adalah seorang teroris).
   - Jenis-jenis Adjective
1.Original Adjective.
Artinya, adjective dalam pengertian ini tidak terbentuk dari unsur kata apapun, melainkan memang dia tercipta untuk menjadi adjective.
Contoh: Don’t step on the floor, it still wet.
2.Past Participle.
Past participle atau yang biasa kita kenal dengan V3 seperti: confused (bingung), broken (rusak) juga bisa menjadi adjective.
Contoh: Please help me to fix my broken car (tolong perbaiki mobilku yang rusak)
3.Article.
Seagian ahli grammar ada juga yang menganggap bahwa article juga termasuk adjective. Yang termasuk article adalah “a”, “an”, dan “the”.
4.Possessive Adjective.
Possessive bisa diartikan dengan “kepemilikan”. Dan yang dimaksud di sini adalah possessive pronoun yang terdiri dari: my, your, his, her, its, their. Walaupun sebenarnya possessive pronoun tidak menerangkan atau menjelaskan kata benda, tapi oleh para ahli grammar dimasukkan dalam kategori adjective.
5.Demonstrative Adjective.
Yang dimaksud dengan demonstrative adjective adalah kata tunjuk seperti: these, this, that. Contoh: When the librarian tripped over that cord, she dropped a pile of books.
6.Interrogative Adjective.
Karena interrogative, maka tentu menggunakan kata tanya seperti: what dan which. contoh: Which plants should be watered twice a week?

Ijtihad Sebagai Metodologi Hukum Islam

Sesungguhnya ijtihad adalah suatu cara untuk mengetahui hukum sesuatu melaluidalil-dalil agama yaitu Al-Qur'an dan Al-hadits dengan jalan istimbat. Adapun mujtahiditu ialah ahli fiqih yang menghabiskan atau mengerahkan seluruh kesanggupannya untuk memperoleh persangkaan kuat terhadap sesuatu hukum agama. Oleh karena itu kita harusberterima kasih kepada para mujtahid yang telah mengorbankan waktu,tenaga, danpikiran untuk menggali hukum tentang masalah-masalah yang dihadapi oleh umat Islambaik yang sudah lama terjadi di zaman Rosullulloh  maupun yang baru terjadi. Kita telah mengetahui bersama bahwa sumber hukum tertinggi dalam Islam  adalah Al-Qur’an dan Hadits. Di dalam keduanya terdapat hukum-hukum yang relevandalam kehidupan kita bermasyarakat, beragama dan menjalani kehidupan kita sebagai khalifah di muka bumi ini. Tanpa disadari, keterikatan muslimin untuk taat kepada Allah dan Rasul-Nya dan dengan kekhawatiran akan jatuh dalam kekufuran, menjadikan setiap muslim berjanji untuk mengikuti Al-Qur’an dan Hadits atau Sunnah. Tapi ada hal yang tidak dapat ditolak, yakni adanya perubahan persepsi di kalangan muslim dalam  memahami  keduanya. Dari dasar sumber yang sama ternyata muslimin memahami dengan berbeda. Awal  perbedaan ini, nampak jelas ketika Rasulullah SAW wafat. Al-Quran, dalam  artian wahyu  atau  kalam Ilahi dan penjelas dalam praktik kehidupan sehari-hari Nabi SAW itu terhenti. Sebagian muslimin berpandangan bahwa periode dasar hukum telah terhenti, sehingga mereka berpandangan hanya Al-Quran dan Sunnah Nabi saja sebagai sumber hukum yang mutlak. Sebagian muslimin yang lain memiliki pandangan dan keyakinanberbeda. Seiring berjalannya waktu, permasalahan-permasalahan yang ditemui umat islam pun kian berkembang. Ketika permasalahan-permasalahan tersebut tidak dapat lagi diselesaikan hanya melalui nash Al-Qur’an dan Hadist secara eksplisit, timbul istilah ijtihad.

Selengkapnya Download disini

Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan

Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan


Pemenggalan Kata
- Jika di tengah kata ada vokal yang berurutan, pemenggalan itu dilakukan di antara kedua huruf vokal itu. 
    Misalnya: ma-in, sa-at, bu-ah

- Huruf diftong ai, au, dan oi tidak pernah diceraikan sehingga pemenggalan kata tidak dilakukan di antara kedua huruf itu. 
    Misalnya: 
    au-la         bukan     a-u-la 
    sau-da-ra     bukan     sa-u-da-ra 
    am-boi         bukan     am-bo-i


- Jika di tengah kata ada huruf konsonan, termasuk gabungan-huruf konsonan, di antara dua buah huruf vokal, pemenggalan dilakukan sebelum huruf konsonan. 
    Misalnya: 
    ba-pak         ba-rang     su-lit 
    la-wan         de-ngan     ke-nyang 
    mu-ta-khir

- Jika di tengah kata ada dua huruf konsonan yang berurutan, pemenggalan dilakukan di antara kedua huruf konsonan itu. Gabungan-huruf konsonan tidak pernah diceraikan. 
    Misalnya: 
    man-di         som-bong     swas-ta 
    cap-lok         Ap-ril         bang-sa 
    makh-luk
- Jika di tengah kata ada tiga buah huruf konsonan atau lebih, pemenggalan dilakukan di antara huruf konsonan yang pertama dan huruf konsonan yang kedua. 
    Misalnya: 
    in-stru-men     ul-tra 
    in-fra         bang-krut 
    ben-trok         ikh-las

- Imbuhan akhiran dan imbuhan awalan, termasuk awalan yang mengalami perubahan bentuk serta partikel yang biasanya ditulis serangkai dengan kata dasarnya, dapat dipenggal pada pergantian baris. 
    Misalnya: 
    makan-an     me-rasa-kan 
    mem-bantu     pergi-lah

Catatan: 
Bentuk dasar pada kata turunan sedapat-dapatnya tidak dipenggal. 
Akhiran -i tidak dipenggal.
Pada kata yang berimbuhan sisipan, pemenggalan kata dilakukan sebagai berikut. 
    Misalnya: 
    te-lun-juk
    si-nam-bung 
    ge-li-gi 

- Jika suatu kata terdiri atas lebih dari satu unsur dan salah satu unsur itu dapat bergabung dengan unsur lain, pemenggalan dapat dilakukan (1) di antara unsur-unsur itu atau (2) pada unsur gabungan itu sesuai dengan kaidah di atas. 
    Misalnya: 
    bio-grafi        bi-o-gra-fi
    foto-grafi        fo-to-gra-fi 
    intro-speksi    in-tro-spek-si 
    kilo-gram     ki-lo-gram
    kilo-meter    ki-lo-me-ter 
    pasca-panen     pas-ca-pa-nen 
    Keterangan: 
    Nama orang, badan hukum, dan nama diri yang lain disesuaikan dengan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan kecuali jika ada pertimbangan khusus.

Pemakaian Huruf Kapital

- Huruf kapital atau huruf besar dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat. 
Misalnya: 
Dia mengantuk. 
Apa maksudnya? 
Kita harus bekerja keras. 
Pekerjaan itu belum selesai.

- Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama petikan langsung. 
Misalnya: 
Adik bertanya, " Kapan kita pulang?" 
Bapak menasihatkan, "Berhati-hatilah, Nak!" 
"Kemarin engkau terlambat," katanya. 
" Besok pagi," kata Ibu, "dia berangkat."


- Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan dan kitab suci, termasuk kata ganti untuk Tuhan. 
Misalnya: 
Allah                          Alkitab         Islam 
Yang Mahakuasa        Quran         Kristen 
Yang Maha Pengasih     Weda 
Tuhan akan menunjukkan jalan yang benar kepada hamba-Nya. 
Bimbinglah hamba-Mu, ya Tuhan, ke jalan yang Engkau beri rahmat.

- Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orang. 
Misalnya: 
Mahaputra Yamin 
Sultan Hasanudin 
Haji Agus Salim 
Imam Syafii 
Nabi Ibrahim

Jam

Winnie The Pooh Glitter

Popular Posts

Pengunjung Blog

Chaula_Noor_Mala. Diberdayakan oleh Blogger.